Gelar Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau, Uniga Siap Terapkan SIERRA

Bertempat di Aula Pascasarjana Gedung C Universitas Gajayana (Uniga) Malang, segenap Pimpinan Universitas, Dekan, Ketua Prodi, dan Calon Asessor mengikuti Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan kualitas dan entitas calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan lanjutan di Uniga dengan efektifitas masa perkuliahan.

Selain sebagai kebutuhan penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta, sosialisasi RPL ini merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nomor 41 tahun 2021 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau, dan Peraturan, serta Peraturan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi nomor 162/E/KPT/2022 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Lampau Pada Perguruan Tinggi yang Menyelenggarakan Pendidikan Akademis.

Bertindak sebagai pemateri dalam sosialisasi kali ini adalah Dr. Drs. Amirul Mustafa., M.Si. (Wakil Rektor 1 Universitas Dr. Soetomo). Pengelola RPL di lingkup Universitas Dr. Soetomo ini menyampaikan esensii terkait Sistem E-Rekomendasi Rekognisi Pembelajaran Lampau Akademik (SIERRA)

“Kita mencoba belajar dari Universitas Dr.Soetomo yang sudah mengiplementasikan RPL selama 1,5 tahun, bagaimana gambaran menyeluruh prakteknya di lapamgan, terutama 2 bagian utama yang berkaitan dengan pengorganisasian, peraturan, dan termasuk bagaimana teknis operasional SIERRA” Ujar Wakil Rektor 1 bidang Bidang Akademik dan Umum, Drs.Gunadi, M.Sc., Ph.D.

Lebih jauh Dr. Amirul Mustafa dalam paparannya menekankan pentingnya kerjasama antar Fakultas dan Universitas. Rekognisi Pembelajaran Lampau menjadi jalan keluar yang ditempuh dalam mewadahi calon mahasiswa yang sudah bekerja untuk melanjutkan pendidikannya melalui konversi Sistem Kredit Semester (SKS). (key)

Dies Natalis ke-44 Universitas Gajayana Malang; Tingkatkan Inovasi Teknologi, Komitmen Lahirkan Lulusan Adaptif

UPACARA: Rektor Uniga Prof. Dr. Ernani Hadiyati,S.E., M.S menyampaikan amanat dalam upacara Dies Natalis ke-44 Uniga Malang.

MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Universitas Gajayana Malang (Uniga) telah mencapai usia ke-44 tahun. Dies Natalisnya dirayakan, Senin (20/5) kemarin. Di hadapan civitas akademika, Rektor Uniga Prof. Dr. Ernani Hadiyati, S.E., M.S bersuara dengan lantang.

Dia ingin momentum Dies Natalis ke-44 ini menjadi ajang untuk membakar semangat dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Prof Ernani mengingatkan, bahwa kemajuan teknologi informasi berkembang begitu cepat. Demikian juga tantangan dan kompetisinya. “Maka jangan ada lagi yang apatis terhadap kondisi ini. Semua harus mampu mengembangkan diri, sesuai bidang dan kompetensinya. Kalau tidak kita akan tertinggal,” ucapnya.

Dia menegaskan, bahwa seiring dengan kemajuan teknologi, Uniga juga bertransformasi untuk terus berinovasi menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara optimal. Mengembangkan model pembelajaran inovatif, berbasis riset, dan meningkatkan produktivitas karya ilmiah, guna memberikan kontribusinya terhadap pembangunan bangsa.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan inovasi dalam pengajaran berbasis teknologi informasi disertai pengintegrasian pendidikan dan memperkuat basis hard skill dan soft skill agar dapat menghasilkan lulusan yang adaptif dengan dunia usaha dan dunia kerja,” terangnya.

Prof Ernani mengungkapkan, bahwa di usia ke-44 tahun Uniga telah meraih energi kemajuan dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Begitu juga dengan alumni. Mereka telah menunjukkan sumbangsihnya terhadap bangsa dan negara melalui kiprah mereka di berbagai lembaga dan organisasi. “Ini semua memperlihatkan bahwa Uniga telah berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara,” ungkapnya.

Saat ini Uniga telah berada pada pencapaian perguruan tinggi yang berproses secara optimal, guna melahirkan lulusan yang dapat mengimplementasikan ilmunya dalam lingkup entitas masyarakat. Dimanapun mereka berada. Sehingga keberadaan alumni Uniga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan masyarakatnya.

Saat ini, Uniga telah memiliki 13 program studi. Satu prodi doktoral, dua program magister dan sepuluh program sarjana. Satu prodi sudah Terakreditasi Unggul. Sedangkan sisanya terakreditasi Baik dan Baik Sekali.

Prof Ernani menjelaskan, untuk meningkatkan nilai akreditasi, perlu upaya yang strategis. Antara lain, menjalin kerjasama dengan beberapa universitas luar negeri. Salah satunya Universiti Teknologi Malaysia (UTM). “Dengan UTM kami sudah bekerjasama dengan sangat baik. Beberapa program telah terlaksana. Seperti guest lecture dan sebagainya, termasuk kami akan melaksanakan student exchange,” kata dia.

Sebagai rektor, Prof Ernani tidak akan berhenti mendorong dan memfasilitasi prodi untuk meningkatkan akreditasinya. Utamanya yang masih berada di peringkat baik. “Upaya revitalisasi kelembagaan perlu terus dilakukan. Agar Uniga sebagai institusi perguruan tinggi, tidak hanya sekedar eksis tapi mampu berkembang dan mengakselerasikan dengan dinamika internal maupun eksternal,” tuturnya.

Menurutnya, Perguruan Tinggi Swasta menghadapi tantangan yang kian tidak mudah. Antara lain akreditasi dan penjaminan mutu, kualitas SDM, jumlah mahasiswa, variasi kuliah dan fasilitas pendidikan, sumber dana yang tidak pasti, kompetisi ketat, kesesuaian kurikulum dengan tuntutan industri dan sebagainya.

“Kekuatan utama untuk menghadapi tantangan tersebut adalah SDM. Maka para dosen tidak boleh apatis melihat tantangan tersebut. Harus ada upaya untuk pengembangan diri secara komprehensif dan sinergitas dengan stakeholder diperkuat,” tambahnya.

Rektor Uniga mengimbau seluruh civitas akademika untuk memperkuat sinergi demi eksistensi Uniga yang lebih baik. Serta meningkatkan optimisme, kreativitas, dan produktivitas. “Mari kita bersinergi untuk memperkuat eksistensi Uniga melalui kontribusi optimal di bidang masing-masing. Dan menjaga solidaritas demi kemajuan Uniga,” pungkasnya. (imm/adv/udi)



Sumber berita : https://malangposcomedia.id/dies-natalis-ke-44-universitas-gajayana-malang-tingkatkan-inovasi-teknologi-komitmen-lahirkan-lulusan-adaptif/

UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL BERSAMAAN DENGAN DIES NATALIS KE-44 UNIGA

SIARINDOMEDIA.COM – Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei, Universitas Gajayana (Uniga) Malang menggelar upacara sekaligus tasyakuran untuk memperingati Dies Natalis ke-44 yang diikuti segenap civitas akademika. Acara tersebut dilangsungkan di lapangan parkir timur kampus Uniga.

Dies Natalis kali menjadi simbol refleksi atas perjalanan panjang Uniga dalam mendidik generasi bangsa (20/5).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ernani Hadiyati, S.E., M.S. menyampaikan civitas akademika Uniga telah meraih berbagai kemajuan dalam melaksanakan Tridarma perguruan tinggi.

Sesuai dengan Milestone Uniga saat ini, Uniga telah mencapai proses yang optimal untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengimplementasikan ilmunya dalam masyarakat di mana mereka berada.

“Pada tonggak ini, Uniga terus berinovasi untuk menyelenggarakan Tridarma perguruan tinggi secara optimal,” ungkap Prof Ernani.

“Kami berkomitmen mengembangkan model pembelajaran inovatif berbasis riset dan meningkatkan produktivitas karya ilmiah dan hak cipta. Langkah ini diambil agar Uniga dapat berkontribusi lebih signifikan dalam pembangunan bangsa,” tambahnya.

Sampai usia ke-44 ini, Uniga telah mengelola 13 program studi yang terdiri dari 1 program studi S3, yaitu Program Doktor Ilmu Manajemen, 2 program magister, yaitu Magister Akuntansi dan Magister Manajemen, serta 10 program sarjana (S1).

Program-program studi tersebut berada di bawah naungan tiga fakultas dan pasca sarjana. Semua program studi telah terakreditasi, dengan satu program studi yang telah meraih akreditasi unggul, yaitu Program Studi S1 Akuntansi.

Serangkaian langkah strategis yang dilakukan Uniga dalam meningkatkan mutu pendidikan telah mencakup kerja sama dengan beberapa universitas luar negeri. Salah satunya adalah Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik, meningkatkan kualitas penelitian, dan menyediakan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk berpartisipasi dalam program pertukaran dan kolaborasi internasional.

“Agar Uniga sebagai institusi perguruan tinggi tidak hanya sekadar eksis, tetapi juga mampu berkembang dan mengakselerasi diri secara internal maupun eksternal dengan kerja sama antara civitas akademika dan dukungan penuh dari yayasan,” tandasnya.




sumber : https://siarindomedia.com/2024/05/20/upacara-peringatan-hari-kebangkitan-nasional-bersamaan-dengan-dies-natalis-ke-44-uniga/#google_vignette

Torehan Prestasi Warnai Dies Natalis Universitas Gajayana Malang ke 44

Kota Malang, SJP - Universitas Gajayana (Uniga) Malang kini berusia ke 44 tahun. Acara Dies Natalis ini yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional dimana banyak torehan prestasi di ulang tahun istimewa kali ini.

Hal diatas disampaikan oleh Rektor Uniga Prof Dr Ernani Hadiyati SE MS, bahwa kampus ini telah melalui perjalanan panjang dimana saat ini telah sampai ke episode dengan berbagai prestasi yang diraih sivitas akademika.

Menurutnya ini merupakan kontribusi bagi pembangunan kemajuan bangsa Indonesia.

"Tentu hal ini sejalan dengan Milestone mengembangkan pembelajaran inovatif yang diterapkan di Universitas Gajayana Malang," ungkap Prof Ernani, Senin (20/05).

Rektor Uniga menyampaikan hal tersebut saat memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional, sekaligus perayaan Dies Natalis Perguruan Tinggi ini yang ke 44.

Meski dikemas sederhana, namun ulang tahun kali ini nampak penuh makna.
Dengan mengusung tema 44 tahun berkarya 44 tahun berinovasi pula. Uniga terus berupaya meningkatkan berbagai riset untuk pembangunan bangsa. Beriring pula dengan menggenjot kerjasama dengan berbagai kampus luar negeri serta menargetkan akreditasi unggul di tahun ini.

Lebih dari itu Dies Natalis kali ini dihiasi pula dengan berbagai torehan prestasi mahasiswanya. Tercatat 10 mahasiswa dari seluruh jurusan yang ada, meraih IPK hampir sempurna.

Bahkan dari sisi non akademis, mahasiswa Uniga berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional. Mereka diantaranya, Avy Armada yang berhasil meraih Juara 1 Kejuaraan Nasional Tapak Suci.

Juga ada Muhafiz Addin yang meraih Juara 2 Penulisan Cerpen tingkat Nasional Berbahasa Inggris. Kemudian Nur Rohmat mahasiswa Teknik Mesin Uniga yang menorehkan prestasi sebagai Juara 1 Gulat Yunior U20 Nasional.(0)

Editor: Tri Sukma https://suarajatimpost.com/torehan-prestasi-warnai-dies-natalis-universitas-gajayana-malang-ke-44

Ketua Yayasan Pendidikan Gajayana Prof. Dr. M.Saleh Berpulang, Insan Pendidikan di Malang Berduka

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Insan pendidikan di Malang Raya dan Keluarga Besar Civitas Akademika Universitas Gajayana Malang berduka. Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Gajayana Malang, Prof. Dr. Mohammad Saleh, S.E., M.M (85 Tahun) wafat, Rabu, (24/4) pagi ini.

Suasana duka menyelimuti rumah duka di Jl. Bogor 38 Kota Malang. Mereka menyampaikan merasa sangat kehilangan mentor, pemimpin, dan pembimbing dalam perjalanan pendidikan khususnya di Kota Malang selama ini.

Rektor Uniga Malang, Prof. Dr. Ernani Hadiyati, S.E., M.S. menuturkan, sangat kehilangan sosok yang memberikan sumbangsih besar dalam pengembangan pendidikan di Malang dan sekitarnya ini.

Dalam kenangannya, Prof. Mohammad Saleh dikenal sebagai penggerak yang penuh semangat dan inspiratif dalam memajukan lembaga pendidikan.

Diungkapkan, almarhum juga sempat hadir dalam Halal Bihalal Uniga Malang pada Kamis (18/4) lalu. Hal ini juga menunjukan semangat almarhum sebagai tokoh pendidikan di Kota Malang dan khususnya Uniga Malang tidak pernah luntur.

“Kami merasa kehilangan sosok pemimpin sekaligus orang tua bagi keluarga besar Uniga Malang. Semoga beliau khusnul khotimah,” ucap Prof. Ernani Hadiyati.

Almarhum yang dikenal selalu ramah kepada siapapun ini, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dinoyo, Rabu siang ini. (hud/nug).

sumber berita : malangposcomedia.id

Halal Bihalal Civitas Akademika Uniga

telah satu bulan berpuasa dan merayakan hari raya Idul Fitri 1445 H, Silaturrahmi Civitas Akademika Universitas Gajayana Malang (Uniga) kembali digelar. Halal bihalal sebagai budaya pasca hari raya ini, dilangsungkan di gedung rektorat yang dihadiri oleh seluruh jajaran yayasan dan pimpinan universitas, Kamis (18/4).

Turut hadir Prof. Dr. Moh Saleh, S.E., M.M dan Prof. Dr. Dyah Sawitri SE., MM. Selaku Dewan Pembina dan Dr. Rosidi SE., MM., Ak. CA., sebagai pengurus Yayasan Pendidikan Gajayana.

“Halal bihalal ini diadakan untuk membangun silaturrahmi dan membangun karakter dalam berkegiatan di kampus sehingga ada madrasah tarbiyah sebagai asupan religi. Kami juga berharap kegiatan ini dapat membangun ‘sense of bilonging’ antara civitas akademika” Ujar Prof. Dr. Ernani Hadiyati, SE., MM., Rektor Universitas Gajayana Malang.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Erna juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pihak kampus untuk memberi support kepada komponen kampus dalam melakukan aktvitas yg lebih baik lagi kedepannya, mengingat masa perkuliahan yang akan segera dimulai.

“Ini adalah hari keberkahan untuk kita. Hari untuk menjadi pribadi yang lebih baik, jujur, disiplin dan tanggung jawab kepada lembaga dan masyarakat. Perubahan lahir dari dalam diri kita mulai dari penguatan pendidikan, tata kelola pendidikan itu penting untuk memenuhi target yang ingin dicapai” ujar Prof. Dyah Sawitri.

Kegiatan memupuk ukhwah islamiyah ini diawali dengan pembacaan ayat suci al-qur’an yang berjalan dengan khidmat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sementara ramah tamah dilakukan setelah bersalam-salaman dan berfoto bersama. (Key)

“Silaturrahmi Rioyoan” Bersama Pj Walikota Malang

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pj Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., gelar Open House di Rumah Jabatan Walikota Malang. Sebagai upaya mempererat tali persaudaraan antar sesama dalam kegiatan bertajuk “Silaturrahmi Rioyoan”, acara ini disambut begitu antusias oleh masyarakat Malang Raya, Rabu (10/4).

Ramah tamah yang digelar kali ini merupakan kegiatan yang sangat istimewa bagi Dr. Ir. Wahyu Hidayat. Pasalnya, Open House ini adalah yang pertama kali setelah ia menjabat sebagai Pj Walikota Malang. Tak hanya berjabat tangan, ia juga mendengarkan beragam aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kegiatan ini diadakan untuk saling mengenal lebih jauh antara saya dan masyarakat Kota Malang, begitu juga dengan komunitas-komunitas yang ada. Halal bihalal ini terbuka untuk umum. Meskipun sebelumnya kegiatan seperti ini sudah pernah dilakukan, namun ini adalah perdana sejak saya menjabat Pj Walikota” Ujar , Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Walikota yang juga merupakan Akademisi di bidang Tata Kota ini berkeinginan untuk menyelaraskan pengaturan Kota Malang berbasis potensi dan kenginan masyarakat Kota Malang. Tujuannya agar permasalahan seperti banjir, retribusi parkir, dan lain sebagainya dapat secepatnya diurai.

“Melalui kegiatan ini yang berbarengan dengan ulang tahun Kota Malang pada 1 April lalu, saya berharap komunikasi yang lebih efektif bisa terjalin antara masyarakat dan pemerintah sehingga infrastruktur dan SDM di Kota Malang dapat berjalan lebih baik lagi”, sambungnya. (Key)